IRONI KEJUJURAN HATI

â€Ãƒâ€¦Ã¢â‚¬Å“Mungkin ini memang jalan takdirku..

Mengagumi tanpa dicintai…”

Kenapa kau begitu kejam?

Menelantarkan cinta yang kupersembahkan dengan segenap pengorbanan

Kenapa kau begitu tega?

Membunuh harapan-harapan yang kusemai di kalbuku

Kenapa kau begitu jahat?

Mengubur mimpi-mimpi syahdu yang ku belai

Kenapa kau begitu sadis?

Merobek-robek benang-benang kasih yang kurajut dengan darah

Kenapa? Kenapa? Kenapa?

Jika tak kau ijinkan hatimu menerimaku,

Kenapa kau biarkan pesonamu menjeratku?

Jika tak kau bolehkan cintaku mengisi relung hatimu,

Kenapa kau ijinkan sinarmu menyelubungiku?

Jika kau tak sudi bukakan pintu hatimu,

Kenapa kau diam melihat pancaranmu mengungkungku?

Jika kau tak inginkanku,

Kenapa kau tak tahan auramu mengikatku?

â€Ãƒâ€¦Ã¢â‚¬Å“tak mengapa bagiku….

Mencintaimupun adalah bahagia untukku….”

Tapi beruntungnya aku,

Bisa merasakan cinta yang begitu indah

Tapi mujurnya aku,

Bisa merasakan anugrah kasih tiada tara

Deg2an…rindu….kangen…

Rasa yang begitu indah

â€Ãƒâ€¦Ã¢â‚¬Å“tak mengapa bagiku…

Asal engkaupun bahagia dalam hidupmu…”

Aku rela

Aku ikhlas

Aku mau

Aku terima

Jika dengan ku terluka

Jika dengan hatiku sakit

Jika dengan batinku tersiksa

Jika dengan kalbuku merana

Kau bahagia…..

Aku terima……………….

Facebook Comments

3 pemikiran pada “IRONI KEJUJURAN HATI

  1. cup cup cup cup … cinta itu seperti pasir. jika kau genggam dia akan berhamburan ditiup angin. jika kau buka tanganmu. dia juga akan tetap berhamburan.

    maka itu be playful. jika mencintai sudah embuatmu bahagia, tak usah memburu pasir yang terbang …

    doh komenku kok jadi panjang gini ya (hahaha)

    ga papa…..komen panjang pertanda komunikasi baik(maksud lo?)
    keep dateng ke blog ironi ya….

  2. waaah…kaya,nya pernah ngalamin yaaaaa….sediiiih bangeeet ama spa tuuuuh….hayoooo

    yang pasti sih bukan ma kamu yah!

Komentar ditutup.